Profil Penulis Djenar Maesa Ayu: Rasakan Keasyikan Menulis

- Sabtu, 25 September 2021 | 09:18 WIB
Djenar Maesa Ayu
Djenar Maesa Ayu

SurabayaNetwork.id - Djenar Maesa Ayu dikenal dengan karya-karyanya yang vulgar dan kontroversial. Ia tanpa malu-malu mendeskripsikan hubungan suami istri secara blakblakan.

Beberapa judul karyanya misalnya “Menyusu Ayah” dan “Jangan Main-main dengan Kelaminmu” membuat sebagian orang risih untuk membaca.

Namun terlepas dari hal kontroversial tentangnya, wanita kelahiran 14 Januari 1973 ini memiliki produktivitas berkarya yang patut diacungi jempol.

Salah satu karyanya yang berjudul “Mereka Bilang, Saya Monyet!” bahkan mendapat penghargaan Khatulistiwa Literary Award dan kemudian ia filmkan. Dia sendiri sebagai produser, penulis skenario, sekaligus sutradaranya.

Baca Juga: Profil Penulis Clara Ng: Menulis adalah Jalan Pedang

Djenar mengatakan bahwa ada banyak motivasi yang mengantarkannya menjadi seorang penulis. Salah satunya adalah sang ayah, Sjuman Djaya yang tak lain adalah seniman dan sastrawan besar.

Wanita yang sering dipanggil “Nai” ini juga mengaku terinspirasi dari karya-karya H.C. Andersen terutama yang berjudul Gadis Korek Api sejak ia masih duduk di bangku SD. Karya Andersen itulah yang memacunya untuk menulis metafora.

Selain H.C Andersen, Djenar Maesa Ayu juga mengaku memiliki idola sesama penulis. Ia adalah Seno Gumira Ajidarma (SGA).

Salah satu pesan SGA yang menginspirasinya untuk terus produktif menulis yaitu, “Ketika kamu menulis 1.000 karya, pasti ada satu karya yang bagus.”

Bagaimana sebenarnya proses kreatif Djenar Maesa Ayu ketika menulis?

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X