Sejarah Buku: Dari Lempeng Tanah Liat Hingga Buku Digital

- Senin, 11 Oktober 2021 | 08:09 WIB
sejarah buku cetak hingga digital
sejarah buku cetak hingga digital

SurabayaNetwork.id - Buku adalah jendela dunia. Di dalamnya banyak memuat informasi dan ilmu pengetahuan?

Namun bagaimana sebenarnya sejarah awal buku ditemukan? Jauh sebelum manusia mengenal media kertas dan tulisan.

Lalu bagaimana transformasi dari buku cetak yang telah bertahan selama berabad-abad ke dalam buku digital?

Baik, kita mulai kupas dulu dari sejarah ditemukannya buku.

Baca Juga: Buku Karya Isaac Newton Terjual dengan Harga Sangat Fantastis, Tercatat Sebagai Buku Sains Termahal di Dunia

Bangsa Sumeria, sebagai yang pertama kali menemukan media untuk menulis, menjadikan lempeng tanah liat sebagai “kertas”. Tanah liat yang telah dibentuk menjadi balok tipis, ditulis dengan buluh yang tajam, lalu dikeringkan atau dibakar.

Tulisan-tulisan panjang seperti karya sastra, ditulis dalam beberapa lempeng yang diberi nomor untuk menandai urutan pembacaan.

Pada perkembangan berikutnya, sekitar 2500 SM, bangsa Mesir menjadikan gulungan pohon papirus sebagai media tulis. Media ini lebih mudah dibawa daripada lempeng tanah liat.

Bangsa Romawi dan Yunani selanjutnya mengganti gulungan pohon papirus dengan perkamen kulit kambing atau domba.

Tentu saja, lembaran-lembaran itu eksklusif dan langka. Sebab untuk menghasilkan satu tulisan dengan media perkamen harus menyembelih satu kambing atau domba.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ibu Hamil Malas Makan: Ini Dampaknya Bagi Janin

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:30 WIB
X