Cara Mengatasi PMK Ternak Menurut Indro Cahyono: Menaikan Antibodi, Disinveksi dan Diskontaminasi

- Senin, 16 Mei 2022 | 07:54 WIB
cara mengatasi PMK ternak
cara mengatasi PMK ternak

SurabayaNetwork.id - Belum lepas dari Pandemi Covid-19, kini muncul penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternak yang menyerang sapi. Tapi menurut  drh. Indro hal itu bisa diatasi dengan menaikan antibodi ternak dan melakukan  disinfeksi dan diskontaminasi wilayah PMK.

Mengatasi penyakit PMK ternak menurut drh. Indro Cahyono berbeda-beda. Khusus penyakit PMK ternak yang menyerang sapi harus dilakukan dengan menaikan antibodi ternak dan melakukan disinfeksi dan diskontaminasi wilayah PMK.

Menurut  Indro Cahyono yang merupakan seorang  ahli virus (virologi), mengatasi virus PMK dan juga virus lainnya perlu kerja sama semua pihak, khususnya untuk PMK dilakukan dengan menaikkan antibodi ternak dan melakukan disinfeksi dan diskontaminasi wilayah PMK.

Baca Juga: 4 Jenis Vaksin Virus Covid-19 Menurut Virolog Indro Cahyono: Pilih Yang Berasal dari Virus Utuh

Yang dimaksud dengan disinfeksi adalah proses pengurangan jumlah mikro organisme ke tingkat bahaya yang lebih rendah. Sedangkan dikontaminasi adalah proses pembersihan hewan ternak dari virus yang menginfeksi hewan. 

Berikut ini cara mengatasi virus penyakit PMK ternak  dari drh. Indro Cahyono  sebagaimana dirangkum dari Channel Youtube "Pakdhe Indro Channel Asli" yang berjudul ‘Catatan PMK pada 15  Mei 2022:

Menurut drh. Indro Cahyono yang pernah meneliti tentang penyakit  Mulut dan Kuku (PMK) ternak sapi tahun 2007 ini menyatakan bahwa Indonesia adalah wilayah bebas PMK sehingga tidak semua negara bisa menjual sapi, hanya yang bebas PMK seperti Indonesia dan Australia.

Menurut Pria yang akrab disapa Pakdhe Indro ini bahwa tidak boleh memberikan vaksin pada hewan pada kondisi wabah. “Karena  kondisi badan hewan dalam kondisi drop sehingga dilarang  memasukan virus ke dalam hewan,” katanya.

Menurut pria lulusan Kedokteran Hewan IPB  Bogor ini yang perlu dilakukan untuk mengatasi PMK ternak adalah menaikan antibodi hewan.  Serta melakukan disinfeksi dan diskontaminasi wilayah yang kena. "Kalau sapinya sudah parah dipotong saja," katanya.

Lebih lanjut menurut Pakdhe Indro setelah sapi dipotong diambil organ dan diekstrak virusnya kemudian  diteliti dan dibuat vaksin.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pepino, Buah Unik dengan Banyak Manfaat

Minggu, 26 Juni 2022 | 20:46 WIB
X