Apakah Menahan BAB Dapat Menyebabkan Kegemukan? Simak Penjelasanya

- Rabu, 25 Januari 2023 | 08:10 WIB
menahan BAB dapat menyebabkan kegemukan? (Happyveganfit)
menahan BAB dapat menyebabkan kegemukan? (Happyveganfit)
SurabayaNetwork.id - Menahan BAB tentu akan mengakibatkan beberapa faktor yang terjadi. Sedangkan BAB memang akan mengurangi berat badan, tetapi hanya beberapa ratus gram. 
 
Selain itu, manfaat penurunan berat badan biasanya muncul jika sering buang air besar terjadi secara alami, yaitu karena proses metabolisme yang sehat, konsumsi makanan berserat, serta rutin melakukan aktivitas fisik.
 
Seperti yang dilansir SurabayaNetwork melalui greatist.com, menahan kotoran di usus dapat menyebabkan perut menjadi buncit.
 
Penyebabnya adalah ketika kamu menahan di usus, otot-otot rektum akan meregang dan mengirimkan sinyal ke otak untuk berhenti merespon dorongan untuk mengeluarkan tinja.
 
 
Apalagi Kebiasaan menahan BAB memang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi. Ketika BAB ditahan, penyerapan air pada usus akan meningkat sehingga feses akan menjadi semakin keras seiring dengan waktu. 
 
Ketika terdapat tahanan pada saluran cerna, gas dapat tertahan dan menyebabkan perut buncit. Adapun bahaya jika menahan BAB adalah akan semakin sulit Anda untuk BAB
 
Kebiasaan ini dapat menyebabkan fisura anal atau fisura ani, robekan kecil dan luka pada jaringan tipis yang lembap (mukosa) yang melapisi lubang anus. Kondisi ini menyebabkan sedikit perdarahan karena kesulitan BAB atau feses yang keras.
 
BAB saat diet, apabila program diet Anda sudah banyak mengandung serat, air, dan sudah melakukan olah raga rutin, maka secara umum, frekuensi pup Anda seharusnya dapat berjalan wajar atau rata-rata 2-3 kali perminggu.
 
Karena Berat feses dan frekuensi BAB kerap dipengaruhi oleh pola makan, asupan serat, ukuran tubuh, dan asupan cairan. Di samping itu, sekitar 75 persen volume feses adalah air. 
 
Oleh karena itu, sebagian besar dari penurunan berat badan yang terjadi setelah BAB merupakan kehilangan cairan.
 
Jika tidak sedang dalam program diet maka BAB yang normal terjadi antara tiga kali sehari sampai paling sedikitnya tiga kali seminggu dengan warna cokelat, tidak keras, dan tidak terlalu encer. 
 
BAB kurang dari tiga kali sehari dengan feses keras dan menyakitkan bisa dianggap sebagai sembelit. 
 
Namun jika sering buang air besar atau diare adalah gejala kunci dari sindrom iritasi usus besar. Ketika hal ini terjadi, otot di dalam usus berkontraksi lebih sering dari seharusnya. 
 
Penderitanya juga akan merasakan kram otot di area perut. Padahal, seharusnya ketika usus besar berkontraksi dengan normal, ritmenya teratur.
 
 
Sering terjadi dan masih banyak yang bertanya tanya, apakah sehabis makan langsung BAB itu normal?, jawabannya adalah IYA. Habis makan langsung BAB sebenarnya adalah hal yang lumrah. Kondisi ini juga bisa disebut dengan refleks gastrokolik. 
 
Hanya saja, ada kecenderungan masalah pencernaan jika ini terjadi secara intens dan terus-menerus. Untuk itu, segera periksa ke dokter apabila mengalami gejala lain yang mencurigakan.
 
Perlu diketahui tidur setelah makan akan menyebabkan terjadinya peningkatan risiko GERD. Selain dapat menyebabkan obesitas, efek tidur setelah makan juga bisa menyebabkan penyakit gastroesophageal reflux (GERD). 
 
Pasalnya, tidur dalam kondisi perut yang kenyang membuat lambung mendapatkan tekanan yang cukup kuat.
 
Sedikit informasi, BAB juga bisa mengeluarkan lemak. Hal tersebut dinamakan steatorrhea, merupakan BAB yang mengeluarkan lemak dalam tubuh. Berikut ciri ciri BAB mengeluarkan lemak dalam tubuh. 
 
•Feses lebih besar.
•Feses berwarna pucat.
•Feses berbau busuk.
•Feses yang keluar cenderung ditemukan dalam kondisi mengapung karena memiliki kandungan gas lebih tinggi.
•Feses cenderung tertutup lapisan berminyak.
 
Adapun seseorang yang sulit untuk BAB dikarenakan salah satu keluhan atau masalah pencernaan yang umum terjadi. 
 
Penyebab sembelit bisa bermacam-macam, mulai dari pola makan yang tidak sehat (kurang asupan serat), kurang minum air putih, jarang bergerak atau olahraga, hingga kebiasaan sering menahan buang air besar.
 
 
Tenang sembelit bisa diselesaikan dengan cara minum Air putih. Air putih merupakan salah satu minuman yang memiliki beragam manfaat bagi tubuh, salah satunya menjaga kesehatan pencernaan. 
 
Adapun yang lainnya, Jus apel, Jus plum, Jus pir, Jus jeruk, Air lemon, Kopi, Teh peppermint.***
 
Dapatkan update berita pilihan, breaking news, dan artikel setiap hari dari SurabayaNetwork.id. Ayo gabung kanal Telegram Surabaya Network, caranya klik link https://t.me/surabayanetwork, lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X