Siapa Binaraga Perempuan Pertama Dalam Sejarah Dunia

- Kamis, 23 Desember 2021 | 07:41 WIB
Kate Roberts alias 'Vulcana', serta Katie Brumbach alias 'Great Sandwina' bersama suaminya (Tangkap layar dari rarehistoricalphotos)
Kate Roberts alias 'Vulcana', serta Katie Brumbach alias 'Great Sandwina' bersama suaminya (Tangkap layar dari rarehistoricalphotos)

 

SurabayaNetwork.id - Pada masa revolusi industri, peran perempuan cukup besar dalam berbagai bidang. Dimulai dari peran pekerja formal hingga yang tidak biasa, peran perempuan menjadi makin bervariatif. Kini mereka tidak sekadar menjadi seorang ibu di rumah, mereka mendapat peran dalam lini kehidupan, tidak terkecuali dalam hal binaraga.
 
Binaragawati pertama mulai muncul pada abad ke-19 Masehi. Umumnya, kemunculan binaraga perempuan mulai jamak ditemui di acara olahraga maupun di acara sirkus. Dimana mereka telah menunjukkan kekuatan didepan para penonton. Apa yang dilakukannya kemudian membuka jalan bagi perempuan lainnya mengikuti langkahnya sebagai pegulat wanita maupun menjadi binaraga.
 
Dilansir dari situs rarehistoricalphotos.com, salah satu perempuan yang menggeluti dunia binatang adalah Kate Roberts yang memiliki nama panggung 'Vulcana'. Dia menjadi binaraga perempuan awal 1900 an. 
 
 
Selain itu, masih ada lagi perempuan super yang paling terkenal adalah Katie Brumbach yang disebut 'Great Sandwina'. Dia berasal dari Wina, orang tua Brumbach yang merupakan pemain sirkus.
 
"Dia tidak hanya mewarisi kekuatan fisik orang tuanya dan dia tampil bersama mereka, serta banyak dari empat belas saudara kandungnya. Brumbach akan terus memukau penonton dengan mengangkat suaminya (yang dilaporkan memiliki berat 165 pon) di atas kepalanya dengan hanya satu tangan dan beban 300 pon dengan keduanya." tulis mereka.
 
Keberadaan mereka dalam dunia binaraga tidak mengurangi peran mereka sebagai seorang istri dalam keluarga. Brumbach misalnya masih menjadi seorang ibu ditengah pekerjaannya sebagai pemain sirkus. Bahkan Brumbach mengajak suaminya ikut dalam kegiatan di dalam pertunjukan.
 
 
Di beberapa tahun setelah, para perempuan yang terinspirasi dari mereka mulai banyak bermunculan. Sebut saja Laverie 'Charmion' Valee, Louise Leers di tahun 1930 an, Charlotte Perkins Gilman, Abbye ‘Pudgy’ Stockton, Joan Rhodes, dan sebagainya. ***

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X