Usai Membuat Warga Tawau Malaysia Batal Puasa Massal, Penyiar Radio Ini Minta Maaf

- Selasa, 5 April 2022 | 19:51 WIB
Usai Membuat Warga Tawau Malaysia Batal Puasa Massal, Penyiar Radio Ini Minta Maaf (Foto: pixabay)
Usai Membuat Warga Tawau Malaysia Batal Puasa Massal, Penyiar Radio Ini Minta Maaf (Foto: pixabay)

SurabayaNetwork.id- Seorang penyiar radio lokal asal Sabah, Malaysia, Tawau FM, Mohd Safwan, ramai-ramai mendapatkan protes dari warga karena tanpa sengaja membuat warga Tawau, Sabah, Malaysia batal puasa massal pada Minggu, 3 April 2022.

Kejadian batal puasa secara massal tersebut terjadi lantaran Safwan memutar azan magrib 4 menit lebih awal yakni pada pukul 18.16 dari jadwal seharusnya, yaitu 18.20 ,saat sedang bertugas menyiarkan radio.

Akibatnya, warga Tawau pun beramai-ramai melayangkan protes melalui media sosial karena merasa dirugikan ibadah mereka. Oleh karenanya, Safwan pun kemudian menyampaikan permintaan maaf secara pribadi dan menjelaskan bahwa hal itu disebabkan adanya kesalahan teknis.

Baca Juga: Agar Kulit Glowing di Hari Kemenangan Idul Fitri, Ini Kebiasaan Baik yang Harus Dilakukan selama Berpuasa

"Saya, Mohd. Safwan bin Junit, penyampai yang bertugas petang ini (semalam), dalam Syoknya Hujung Minggu telah melakukan kesilapan teknikal yang mana azan maghrib telah disiarkan dua kali, iaitu sekitar 6.16 petang dan yang kedua 6.20 petang," ucapnya, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com pada Selasa, 5 April 2022.

Safwan pun tidak memungkiri bahwa kesalahan tersebut merupakan murni kelalaiannya hingga menyebabkan banyak warga yang tanpa sengaja batal puasa.

“Azan yang sepatutnya disiarkan pada 6.20 telah dikumandangkan lebih awal dari waktunya, menyebabkan ramai daripada warga Tawau secara tidak sengaja telah berbuka puasa awal dari waktu," tutur Safwan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Warung Bakso Enak dan Ekonomis di Probolinggo, Cocok Jadi Lokasi Buka Bersama

Untuk itu, akibat kesalahannya tersebut, sekali lagi Safwan menyampaikan permintaan maaf kepada warga Tawau. Dan kesalahan tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Tawau FM tempatnya bekerja.

"Oleh itu, saya dengan rendah diri, secara peribadi, memohon maaf kepada warga Tawau yang terkesan dengan keadaan ini. Kesilapan ini adalah kesilapan diri saya sendiri dan bukan RTM Tawau atau Tawau FM,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Wirawan Dwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Fakta Menarik Tentang Sungai Aare di Swiss

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:10 WIB
X