Inilah Fasilitas dan Aturan Berenang di Sungai Aare Swiss, Ada Taman dan Kolam Besar

- Minggu, 5 Juni 2022 | 21:18 WIB
aturan dan fasilitas berenang sungai aare swiss
aturan dan fasilitas berenang sungai aare swiss
SurabayaNetwork.id - Sungai Aare adalah salah satu sungai yang terkenal akan kejernihan dan keindahannya.
 
Emmeril Khan Mumtadz putra sulung dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pada Kamis (26/5) dikabarkan hilang saat berenang di Sungai Aare yang berlokasi di Bern, Swiss itu.
 
Anak Ridwan Kamil terbawa arus di sungai dengan panjang 288 kilometer. Sungai Aare sendiri adalah sungai terpanjang yang ada di Swiss.
 
Kabar hilangnya Eril di sungai Aare ini disampaikan langsung oleh Elpi Nazmuzaman, perwakilan keluarga Ridwan Kamil, dalam sebuah siaran pers.
 
 
Peristiwa ini pun membuat warganet penasaran akan Sungai Aare di Swiss yang mencelakakan anak sulung Kang Emil itu.
 
Berikut ini fasilitas dan sejumlah aturan berenang yang disediakan di sungai Aare, Swiss berikut ini, seperti dilansir dari kanal YouTube Syarif Zapata.
 
Fasilitas Sebelum Renang di Sungai Aare.
 
Sebelum berenang ke Sungai Aare, pengunjung bisa berganti pakaian dan menyimpan barang bawaannya di loker. 
 
Setiap loker juga di lengkapi dengan kunci dan gembok, jadi barang bawaan akan terjamin aman.
 
Melansir dari kanal YouTube Syarif Zapata, tampak adanya layar bergerak yang menyampaikan informasi terkini mengenai Sungai Aare. Ditampilkan mengenai suhu air, suhu udara, dan informasi lain.
 
"Lokasi di mana orang akan memulai berenang di Aare. Ada infrastruktur kayak loker untuk naruh baju sebelum renang. Ada banyak warga lokal Bern yang menjadikan ini lokasi berenang. Ini loker ada kuncinya," kata Syarif.
 
Peringatan Sebelum Berenang di Sungai Aare
 
Setelah berlalu dari loker, kawasan sungai Aare juga dilengkapi dengan petunjuk dan peringatan bagi pengunjung.
 
Beberapa aturan tercantum apa saja yang dilarang dilakukan saat berenang di sungai Aare.
 
Peringatan seperti, anak kecil yang ingin berenang harus ada pendampingan dari orang tua.
 
Pengunjung yang sedang dalam kondisi mabuk atau dalam pengaruh minuman keras disarankan untuk tidak berenang.
 
Larangan lainnya, pengunjung dengan suhu tubuh tinggi akibat berjemur, disarankan untuk tidak langsung berenang.
 
"Apa saja sih peraturan sebelum kalian berenang. Seperti salah satunya anak kecil harus ditemani orang dewasa, enggak boleh mabuk, terus kalau kalian habis berjemur badan kalian bakal panas jadi jangan langsung berenang," ujar Syarif.
 
 
Mengutip laman Kota Bern pada Jumat (27/5), sungai Aare memiliki rute yang beragam. Mulai dari perdesaan hingga kota dapat ditemui sebagai pemandangan. Rute yang berkelok-kelok menjadi salah satu lanskap favorit.
 
"Anda akan bertemu dengan sejumlah orang Bern yang meluangkan waktu untuk berjalan di sepanjang sungai, dan Anda dapat melihat sejumlah orang berenang di Aare," begitu salah satu keterangan tertulis yang diberikan dalam laman Kota Bern.
 
Fasilitas Taman di Sepanjang Sungai Aare
 
Tak kalah indahnya dengan jernihnya sungai Aare. Di sepanjang sungainya pun tersedia taman hijau yang luas dan asri.
 
Setiap musim panas tiba, lokasi ini memang kerap dikunjungi warga lokal untuk menghabiskan waktu bersama.
 
"Banyak taman di mana orang-orang bisa berekreasi, berkumpul bersama keluarga, teman-teman. Memang sungai Aare ini kalau musim panas jadi tempat rekreasi buat warga lokal," terang Syarif.
 
Arus Deras untuk Para Perenang Andal.
 
Tak hanya berenang, Sungai Aare juga biasa digunakan untuk arung jeram dan berselancar. 
 
Namun, tertulis pula bahwa berenang di sana hanya direkomendasikan untuk perenang profesional atau berpengalaman.
 
"Di sini ada semacam bebatuan yang bisa buat bersantai-santai dulu sampai kalian terbiasa dengan suhu. Enggak terlalu dalam," ujar Syarif. 
 
"Buat orang yang enggak kenal medan, ini cukup deras pergerakan airnya. Jadi kalau belum pernah dengan arus seperti ini, bisa kesulitan. Sangat disarankan untuk mengajak warga lokal," jelas Syarif.
 
Suhu Air yang Begitu Dingin
 
Sungai Aare berada di Gletser Aare, Pegunungan Alpen, Bern, Swiss. Sehingga wajar jika suhu airnya dingin dibandingkan di tanah air.
 
Meski musim panas, terkadang suhu masih terasa dingin. Biasanya suhu air di sungai Aare menghangat di sekitar bulan Juni-Juli.
 
Sehingga bagi turis yang hendak berenang di sana, patut untuk lebih waspada.
 
Sedangkan kondisi air sungai Aare saat ini diprediksi Syarif sekitar 13-16 derajat Celcius.
 
"Ini kondisi air sungai nya seperti air kulkas, jadi coba temen-temen taruh air semalaman di kulkas, itu dingin airnya sama dengan kondisi air di sungai Aare saat ini," kata Syarif sambil memegang air sungai Aare.
 
Kolam Renang di Dekat Sungai
 
Fasilitas yang tak kalah menakjubkan selanjutnya, ada kolam renang besar dan kecil di dekat sungai Aare.
 
Lokasi ini diperuntukkan bagi wisatawan yang membawa anak kecil. Atau bagi Anda yang tak bisa berenang di sungai, disarankan untuk berenang di kolam tersebut. Ditambah lagi, pemandangan yang memukau khas Swiss.
 
"Di pinggir sungai Aare ini juga ada kolam renang buat anak-anak. Kalau mereka ingin ikut bermain air, tapi mereka enggak bisa berenang di sungai," kata Syarif.
 
Di pinggir sungai Aare juga terdapat banyak tempat ganti baju. Jadi memang lokasi ini sudah biasa untuk orang berenang.
 
Sungai Aare juga dilengkapi dengan penjaga sungai yang siap siaga memantau kondisi sungai dan para pengunjung.
 
Penjaga sungai Aare menjelaskan bahwa berenang di sungai Aare sebenarnya aman namun tetap harus ada aturan-aturan yang berlaku yang harus dilakukan.
 
Penjaga tersebut juga menambahkan, bahwa yang terpenting untuk pengunjung yang ingin berenang, diharapkan untuk tidak berenang sendirian.
 
"Yang penting kalau berenang, jangan sendirian," tegasnya.
 
"Saya pun yang sudah jadi penjaga sungai Aare, tetap tidak berani berenang sendirian," tambahnya.
 
 
Diakhir video, Syarif juga menjelaskan bahwa sungai Aare menyuguhkan pemandangan yang indah.
 
Itulah fasilitas dan aturan berenang di Sungai Aare. Pastikan anda mengetahui dan mentaati peraturan yang berlaku di setiap tempat.***

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabar Terbaru Tentang Ukraina dan Rusia

Senin, 4 Juli 2022 | 19:44 WIB

5 Fakta Menarik Tentang Sungai Aare di Swiss

Jumat, 10 Juni 2022 | 07:10 WIB
X