Ngeri! Ilmuwan Membangkitkan 'Virus Zombie' Berusia 48.500 Tahun dari Permafrost Siberia

- Kamis, 1 Desember 2022 | 10:53 WIB
ancaman virus zombie di permafrost siberia (TIM E WHITE/GETTY IMAGES )
ancaman virus zombie di permafrost siberia (TIM E WHITE/GETTY IMAGES )

SurabayaNetwork.id - Para ilmuwan telah menghidupkan kembali virus zombie yang berusia 48.500 tahun tidak aktif di Permafrost Siberia, Rusia.

Virus zombie merupakan virus tertua yang pernah hidup kembali. Para peneliti memperingati bahwa virus kuno ini dapat menimbulkan ancaman kesehatan serius bagi masyarakat.

Dilansir dari Interesting Engineering, Permafrost merupakan tanah beku yang menutupi sekitar 25% belahan bumi utara. Permafrost ini bekerja seperti frezeer raksasa yang menahan mikroba, karbon, merkuri beracun dan tanah.

Dan sekarang permafrost ini mencair disebabkan adanya perubahan iklim.

Baca Juga: PHBS dan Sekolah Ramah Anak di Surabaya untuk Cegah Penyebaran Virus Hepatitis Akut hingga Kekerasan Seksual

Dalam studi yang belum ditinjau sejawat, para peneliti dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis memeriksa sampel kuno yang dikumpulkan di Permafrost, Siberia.

Peneliti menghidupkan kembali dan mengkarakterisasi 13 virus yang belum pernah dilihat sebelumnya, dan menyebutnya sebagai virus zombie karena virus ini terperangkap di es selama ribuan tahun.

"Karena pemanasan global, pencairan permafrost melepaskan bahan organik yang tidak dapat dipulihkan telah membeku satu juta tahun, yang sebagian terurai menjadi karbondioksida dan mentana, meningkatkan efek rumah kaca," kata ahli mikrobiologi jean-Marie Alempic, yang mempelajari studi virus zombie.

13 virus ini memiliki genom yang berbeda. Untuk genom yang tertua disebut Pandoravirus Yedoma, berusia hampir 50.000 tahun.

Pandoravirus ini ditemukan di dasar danau di Yukechi Ve, Yakutia, Rusia. Di tempat ini pula ditemukan bulu mammoth hingga usus serigala siberia.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ajaib, Dompet Hilang Ketemu Setelah Puluhan Tahun

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:15 WIB
X