Ibnu Sina, Filsuf dan Ilmuwan yang Menulis Buku Sejak Usia 21 Tahun

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 21:41 WIB
Ibnu Sina menulis 450 buku (galamedia.com)
Ibnu Sina menulis 450 buku (galamedia.com)

SurabayaNetwork.id - Ibnu Sina yang di dunia Barat dikenal sebagai Avicenna memiliki nama Abu Ali al Husain bin Abdullah bin Sina.

Ibnu Sina adalah filsfuf dan ilmuwan kenamaan yang hidup di abad ke-10.

Sejak kecil, Ibnu Sina dikenal cemerlang. Saat masih 16 tahun, ia sudah berpraktik sebagai dokter dan menulis buku pertamanya ketika berusia 21 tahun.

Baca Juga: Mengapa Imam Ghazali Mengkafirkan Ibnu Sina dan Al Farabi? Ini Jawaban Buya Hamka

Ibnu Sina memberikan sumbangsih yang besar bagi dunia kedokteran, metafisika, agama, dan sejarah alam. Namun, yang disebut-sebut sebagai maha karyanya adalah Kitab al Qanun fi al Thibb, sebuah kitab penting dalam dunia kedokteran.

Buku Ibnu Sina itu sangat populer sehingga juga dipakai oleh universitas-universitas di Eropa.

Ibnu Sina lahir di Bukhara Persia pada tahun 980 M dan wafat tahun 1037 M dalam usia 57 tahun. Ia terbunuh ketika melarikan diri dari tentara musuh yang menyerbu kerajaan majikannya.

Baca Juga: Membangun Masyarakat yang Sehat, Ternyata Dimulai dari Ketakwaan

Meski usianya relatif singkat, namun ia mewariskan banyak ilmu pengetahuan yang tertuang dalam 450 buku karyanya.***

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X