Sebelum Menyembelih Hewan Qurban, Perhatikan Adab-adab ini

- Minggu, 19 Juni 2022 | 15:52 WIB
Apapun yang kita lakukan didunia tentu memiliki adab yang harus diperhatikan (Pixabay.com/IlonaBurschl)
Apapun yang kita lakukan didunia tentu memiliki adab yang harus diperhatikan (Pixabay.com/IlonaBurschl)

 
SurabayaNetwork.id - Apapun yang kita lakukan didunia tentu harus memiliki adab yang harus diperhatikan.
 
Begitupula menyembelih hewan qurban yang biasanya dilakukan setelah shalat Idul Adha.
 
Sebelum menyembelih hewan qurban, sangat penting untuk kita mengetahui adab-adabnya.
 
 
Dikutip dari e-book Ustadz Firanda Andirja, Lc Ma yang berjudul "Fikih Qurban di Masa Pandemi",  adab-adab dalam menyembelih hewan qurban.
 
1. Menyembelih dengan cara Nahr dan Dzabh
 
a. Unta dengan dinahr (menyembelih pada bagian bawah leher atau yang dekat dengan bagian  dada unta dengan ditusuk hingga keluar darahnya)
 
b. Selain unta, yaitu sapi dan kambing adalah didzabh (menyembelih pada bagian leher kambing atau sapi terutama pada tenggorokan, kerongkongannya dan dua urat lainnya).
 
2. Menghadap kiblat. Tata cara menyembelih unta adalah sebagai berikut:
 
a. Unta dinahr dalam kondisi berdiri
 
b. Menghadapkan sisi tubuh bagian kanan unta atau organ yang akan disembelih ke arah kiblat, sehingga darah yang keluar mengucur ke arah kiblat 
 
c. Kaki kiri unta bagian depan diiqal, artinya kakinya dilipat dan diikat.
 
Adapun sapi dan kambing disembelihَ َdalam kondisi berbaring pada bagian lambung bagian kiri, sehingga perut  dan lehernya menghadap kiblat. Tentunya, yang lebih baik adalah menyembelih dengan tangan kanan.
 
Apabila ada orang yang tidak bisa menyembelih, kecuali dengan tangan kirinya,  maka hendaknya memposisikan hewan udhhiyah tersebut berlawanan arah dari posisi yang pertama, yaitu memposisikan hewan tersebut dengan kondisi berbaring  pada lambung bagian kanan, sehingga perut dan lehernya menghadap kiblat.
 
3. Yang dipotong ada empat urat, Yaitu dua urat nadi, tenggorokan, dan kerongkongan. Selain  itu, leher udhhiyah tidak boleh terputus saat penyembelihan.  Setelah terputus empat urat saluran tersebut hingga darah mengucur, maka udhhiyah tersebut dibiarkan hingga terdiam dan tidak langsung dikuliti.
 
4. Menggunakan pisau yang tajam
 
Berdasarkan hadis Syaddad bin Aus radhiallahu ‘anhu, dari Rasulullah radhiallahu ‘anhu, “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan dalam segala hal.  Jika kalian membunuh maka bunuhlah dengan ihsan, jika kalian menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Hendaknya salah seorang  dari kalian mempertajam pisau dan menenangkan sembelihannya.
 
5. Tidak memperlihatkan hewan lain yang hendak disembelih
 
Bagi orang yang menyembelih, hendaknya memperhatikan perasaan hewan dan tidak membuatnya takut maupun gelisah.
 
6. Menyebut nama Allah  atau mengucapkan basmalah
 
a. Mengucapkan tasmiyah ini merupakan syarat dan barang siapa dengan sengaja tidak mengucapkannya, maka penyembelihan tersebut tidak sah
 
b. Selain itu mengucapkan tasmiyah, disunahkan juga untuk mengucapkan takbir
 
c. Hendaknya seseorang mengucapkanya ketika dia sudah meletakkan pisau pada leher hewan yang hendak disembelih dan mulai menggerakkan pisau tersebut untuk menyembelih.
 
Demikianlah adab-adab yang harus diperhatikan sebelum menyembelih hewan qurban.***
 
Dapatkan update berita pilihan, breaking news, dan artikel setiap hari dari SurabayaNetwork.id. Ayo gabung kanal Telegram Surabaya Network, caranya klik link https://t.me/surabayanetwork, lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X