Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Penunjang di Bulan Dzulhijjah Selain Puasa Tarwiyah dan Arafah, Muslim Harus Tahu

- Rabu, 29 Juni 2022 | 13:38 WIB
Ilustrasi Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Penunjang di Bulan Dzulhijjah Selain Puasa Tarwiyah dan Arafah, Muslim Harus Tahu
Ilustrasi Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Penunjang di Bulan Dzulhijjah Selain Puasa Tarwiyah dan Arafah, Muslim Harus Tahu

SurabayaNetwork.idAyyamul Bidh berarti hari-hari pada saat bulan terang (putih) alias purnama. Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa pada pertengahan bulan hijriyah atau Qomariah yakni tanggal 13,14,15.

Kalau tidak halangan kalau bisa puasa Ayyamul Bidh dilakukan untuk menunjang ibadah dalam meraih pada bulan-bulan Utama selain bulan Ramadhan, Yaitu Rajab, Dzulhijjah, Dzulqaidah, dan Muharram.

Sehingga selain amalan-amalan utama yang dianjurkan pada bulan tersebut. Puasa Ayyamul Bidh adalah amalan yang bisa menjadi penunjang dalam meraih pahala yang lebih banyak dalam bulan-bulan utama tersebut.

Baca Juga: Selain Alkohol Berikut Makanan yang Dilarang dalam Al Quran, Lengkap Dengan Dalilnya

Berikut ini penjelasan tentang puasa Ayyamul Bidh berdasarkan buku yang ditulis oleh ditulis Efri A Al- Bakary dalam bukunya Panduan Puasa Terlengkap ( Jakarta: Erlangga, 2002,hal. 131-1305):

1. Dalil Puasa Ayyamul Bidh

“Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan puasa pada hari=hari putih, baik itu di waktu safar (bepergian) maupun di saat mukim.” ( HR. Tabrani)

Abu Hurairah juga menyampaikan sayu riwayat mengenai ini. Ia berkata:

“ kekasihku, Rasulullah SAW memberikan wasiat kepadaku tiga hal, yaitu berpuasa tiga hari setiap bulan, melakukan shalat dua rakaat Dhuha, dan melaksanakan shalat witir sebelum tidur.” ( HR. Bukhari dan Muslim).

Halaman:

Editor: Wirawan Dwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X