Bolehkah Puasa Asyura Tanpa Puasa Tasua? Simak Penjelasannya

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:59 WIB
Ilustrasi Puasa Asyura. (Pixabay)
Ilustrasi Puasa Asyura. (Pixabay)

SurabayaNetwork.id- Salah satu bulan yang Allah SWT muliakan adalah bulan Muharram, terdapat amalan yang dianjurkan untuk umat Islam adalah melaksanakan puasa Tasu’a di tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura ditanggal 10 Muharram.

Seperti diketahui bahwa semua amalan yang dilakukan di bulan Muharram akan dilipatgandakan, tak terkecuali dengan puasa Asyura.

Namun, sebagian umat Islam bertanya, apakah melaksanakan puasa Asyura harus didampingi dengan puasa Tasua.

Baca Juga: Trans Icon Mall Diresmikan, Khofifah Optimistis Bakal Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Jatim

Salah satu keutamaan dari bulan Muharram adalah puasa pada tanggal 10 Muharram, yang umumnya didampingi dengan puasa Tasua.

Bulan Muharram juga disebut dengan syahrullah atau bulan sunyi, yang diartikan sebagai sepi dari perbuatan dosa dan pelanggaran.

Terkait dengan puasa pada tanggal 10 Muharram ini, Yahudi pun pada zaman jahiliyah juga melakukan puasa.

Rasulullah menganjurkan selain melaksanakan puasa pada tanggal 10 Muharram, juga menganjurkan melaksanakan puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram. Dimaksudkan sebagai pembeda dengan puasa yang dilakukan oleh Yahudi.

Baca Juga: Ada Apa dengan Tagar 'BebanRakyatMeroket' yang Trending di Twitter?

Halaman:

Editor: Wirawan Dwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X