Teks Kumpulan Dalil, Hadis dan Ayat Alquran Tentang Maulid Nabi, Cocok Untuk Bahan Pidato dan Sambutan

- Kamis, 29 September 2022 | 16:07 WIB
kumpulan dalil tentang maulid nabi (Freepik.com)
kumpulan dalil tentang maulid nabi (Freepik.com)
SurabayaNetwork.id - Perayaan Maulid Nabi sudah dekat, banyak acara yang digelar untuk merayakan Maulid Nabi di berbagai tempat.

Dalil hadits tentang Maulid Nabi SAW memang tidak disebutkan secara eksplisit. Namun, Perayaan maulid Nabi SAW itu sudah ada dan telah lama menjadi budaya yang mengakar di Indonesia.

Kegiatan Maulid Nabi ini merupakan salah satu momentum untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, serta meneguhkan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW sebagai teladan umat.
 

Meski banyak pro kontra terkait perayaan maulid nabi, tidak ada salahnya untuk kita mengetahui beberapa hadis dan ayat tentang Maulid Nabi.

Dikutip dari nu.or.id, Syekh Hasan as-Sandubi dalam kitabnya Târîkhul Ihtifâl bill Maulidin Nabawi, tentang perayaan maulid dari masa Nabi SAW hingga sekarang, bertepatan dengan masa Dinasti Fathimiyah.

Syekh Hasan menegaskan:

لَقَدْ دَلَّنِي البَحْثُ عَلَى أَنَّ الْفَاطِمِيِّيْنَ هُمْ أَوَّلُ مَنْ اِبْتَدَعَ فِكْرَةَ الْاِحْتِفَالِ بِذِكْرَى الْمَوْلِدِ النَّبَوِي

Artinya:

“Sungguh telah menjadi penunjuk kepadaku, pembahasan (di atas), bahwa sungguh Dinasti Bani Fatimah merupakan kelompok pertama yang merealisasikan gagasan perayaan untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad.”

(Hasan as-Sandubi, Tarikhul Ihtifal bil Maulidin Nabawi, [Matba’ah al-Istiqamah, cetakan pertama: 1980], halaman 60-65).

Dilansir dari mui.or.id, hukum merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah boleh dan tidak termasuk bi’dah dhalalah (mengada-ada yang buruk) tetapi bid’ah hasanah (sesuatu yang baik).

Tidak ada dalil-dalil yang mengharamkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Dari Abi Qotadah al-Anshori RA sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”. (H.R. Muslim). Syekh Muhammad Hisyam Kabbani mengambil dalil maulid nabi berdasarkan bunyi surat Alquran seperti berikut:

1. Surat Al Anbiya Ayat 107

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Wa mā arsalnāka illā raḥmatal lil-'ālamīn

Artinya:

“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”

2. Surat Yunus Ayat 58

قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ

Qul bifaḍlillāhi wa biraḥmatihī fa biżālika falyafraḥụ, huwa khairum mimmā yajma'ụn

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.”
 
 
Berikut diatas adalah kumpulan dalil, hadis dan ayat AlQuran tentang maulid nabi yang bisa dinukil untuk dijadikan bahan teks pidato atau sabutan.***

Dapatkan update berita pilihan, breaking news, dan artikel setiap hari dari SurabayaNetwork.id. Ayo gabung kanal Telegram Surabaya Network, caranya klik link https://t.me/surabayanetwork, lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.
 

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X