Februari-Maret 2022 Diprediksi Puncak Gelombang Omicron di Indonesia, Luhut Minta Masyarakat Batasi Mobilitas

- Senin, 17 Januari 2022 | 12:41 WIB
Luhut ingatkan puncak Omicron di Indonesia
Luhut ingatkan puncak Omicron di Indonesia

SurabayaNetwork.id – Peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada kasus terkonfirmasi covid-19 varian omicron di Indonesia.

Bahkan menurut laporan, kasus ini bukan hanya dari pelaku perjalanan luar negeri, tapi juga transmisi lokal.

Melansir Pikiran-Rakyat.com, terkait hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Luhut mengimbau masyarakat agar turut serta berpartisipasi dalam mengantisipasi gelombang virus corona varian tersebut.

Baca Juga: Tagar KPK Periksa Luhut Erick, Warganet: Hukum Harus Ditegakkan

Salah satu upaya yakni dengan membatasi mobilitas agar laju penyebaran covid-19 varian omicron dapat ditekan.

"Kalau tidak perlu kumpul-kumpul, tidak usah kita kumpul. Sama halnya dengan perkantoran, jika seandainya opsi work from home masih tetap mampu menjaga tingkat produktivitas, kita serahkan kepada pimpinan teratas untuk melakukan asesmen sendiri. Saya mengimbau opsi tersebut bisa diambil," tutur Luhut Pandjaitan, Minggu, 16 Januari 2022.

"Kami mengimbau, kalau di kantor tidak perlu 100 persen, ya tidak usah 100 persen yang hadir," sambungnya.

Menko Marves tersebut menuturkan, perkantoran dapat mengatur kehadiran sebesar 75 persen untuk dua pekan ke depan.

"Itu bisa dilakukan asesmen oleh kantor masing-masing. Khususnya kantor, kalau industri saya kira tidak masalah," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X