Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, dr Tirta Bagikan Tips Hadapi Varian Ini

- Senin, 17 Januari 2022 | 12:49 WIB
dr. Tirta Mandira Hudhi (Instagram @dr.tirta)
dr. Tirta Mandira Hudhi (Instagram @dr.tirta)

SurabayaNetwork.id – Peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada kasus terkonfirmasi covid-19 varian omicron di Indonesia.

Bahkan menurut laporan, kasus ini bukan hanya dari pelaku perjalanan luar negeri, tapi juga transmisi lokal.

Melansir Pikiran-Rakyat.com, terkait hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan imbauan kepada masyarakat.

Luhut mengimbau masyarakat agar turut serta berpartisipasi dalam mengantisipasi gelombang virus corona varian tersebut.

Baca Juga: Februari-Maret 2022 Diprediksi Puncak Gelombang Omicron di Indonesia, Luhut Minta Masyarakat Batasi Mobilitas

Salah satu upaya yakni dengan membatasi mobilitas agar laju penyebaran covid-19 varian omicron dapat ditekan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menuturkan, dalam 35 sampai 65 hari ke depan, jumlah kasus covid-19 varian omicron bakal lebih banyak serta akan terjadi penularan yang lebih cepat.

Menkes menambahkan, vaksinasi booster menjadi salah satu antisipasi menghadapi lonjakan gelombang omicron.

Sementara itu, dokter nyentrik yang juga seorang pengusaha, dr. Tirta baru-baru ini melalui video di kanal YouTubenya menyoroti covid-19 varian omicron yang telah terdeteksi di Indonesia.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X