Mengenal Sejarah Es Batu Masuk Ke Indonesia, Pernah Jadi Barang Mewah

- Senin, 14 Maret 2022 | 21:21 WIB
Ilustrasi es batu dijadikan obat jerawat.  (Pexels/Enrique Zafra)
Ilustrasi es batu dijadikan obat jerawat. (Pexels/Enrique Zafra)

 

SurabayaNetwork.id - Jelang Bulan Puasa atau memasuki musim kemarau, kebutuhan akan es batu meningkat. Selain sebagai bahan dasar pembuatan minuman, es batu juga digunakan sebagai mendinginkan olahan makanan. Namun, tahukah kawan sejarah kemunculan es batu? Serta bagaimana benda tersebut bisa masuk ke Indonesia?
 
Es batu merupakan hasil alam yang berasal dari kawasan sub tropis, umumnya diambil langsung dari sungai yang membeku atau dari pegunungan sebagaimana yang dilakukan oleh bangsa Yunani dan Romawi yang menyimpan es batu ke dalam ruangan khusus. Akan tetapi ada beberapa teknik pembentukan es batu sebagaimana yang dilakukan oleh Bangsa India, Mesir, dan Iran pada abad ke-12.
 
Sedangkan di Indonesia sendiri, es batu masuk pada masa kolonial Belanda, tepatnya pada 18 November 1846. Es batu diangkut menggunakan kapal besar dari Boston, Amerika Serikat, kapal yang membawa es batu tersebut dipesan oleh Roselie en Co, salah satu saudagar kaya dari Eropa.
 
 
Sayangnya, pemerintah Hindia Belanda saat itu belum siap dalam pengaturan impor es batu, dimana aturan yang ada baru membahas impor minuman keras saja, bahan utama yang membutuhkan es batu. Kemunculan es batu menjadi buah bibir masyarakat, bahkan ada yang menyebutnya sebagai 'batu-batu putih sejernih kristal, yang kalau dipegang bisa membuat tangan kaku.
 
Roselie en Co selaku importir juga menjual es batu yang dibawanya dengan harga 10 sen untuk setiap 500 gramnya. Tren minum minuman beralkohol dengan es batu semakin meluas, salah satu pengusaha Eropa bernama David Gilet juga menjual es batu untuk kebutuhan lain seperti pesta dan pengobatan dengan biaya 15 gulden. Hingga tahun 1870, kegiatan impor es batu dari Boston, Amerika Serikat ke Hindia Belanda, khususnya Batavia masih berlangsung. 
 
 
Es batu menjadi sajian mewah orang-orang kaya. Selain sebagai pendingin, es batu juga dijadikan sebagai obat sariawan bagi tentara Belanda. Selain itu, es batu digunakan sebagai bahan dasar lemari pendingin manual, dimana masih memerlukan es sebagai pendingin utama yang diletakkan pada ruangan khusus. ***

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X