4 Jenis Vaksin Virus Covid-19 Menurut Virolog Indro Cahyono: Pilih Yang Berasal dari Virus Utuh

- Senin, 16 Mei 2022 | 07:44 WIB
Indro Cahyono menyarankan masyarakat memilih vaksin dari virus utuh
Indro Cahyono menyarankan masyarakat memilih vaksin dari virus utuh

SurabayaNetwork.id - Saat pemerintah menggencarkan vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19, paling tidak masyarakat disediakan 4 jenis vaksin menurut Indro  Cahyono. Demi keamanan, pilih vaksin yang berasal dari virus utuh yang telah dimatikan.

4 Jenis vaksin tersebut 3 jenis banyak tersedia secara umum, sedangkan satunya eksklusif atau belum  diperbolehkan  beredar secara luas. Karena sekarang ada virus hepatitis yang ada dugaan dari adenovirus vaksin,  maka pilihlah vaksin yang relatif aman, yaitu yang berasal virus utuh yang dimatikan.    

Menurut ahli virus (Virolog) Indro Cahyono mengenai vaksin  tidak berbicara mengenai merek tapi jenis vaksin.  Di Indonesia dijelaskan Indro ada 4 jenis vaksin untuk jenis vaksin Covid-19.

Berikut ini empat jenis vaksin menurut drh. Indro Cahyono  seorang ahli virus (virolog) sebagaimana dirangkum dari channel Youtube Frametis TV yang berjudul Penjelasan  Virolog Indro Cahyono Soal Empat Jenis Vaksin pada 15 Mei 2022:  

Baca Juga: Info Pendaftaran Vaksin Booster Lewat Aplikasi ‘Periksain’ di Gelora Pancasila Surabaya, 11 Mei 2022

Pertama, dikatakan oleh pria yang disapa Pakdhe Indro adalah vaksin yang berasal dari virus utuh yang dimatikan. Di mana virus yang diambil adalah dari virus wabah, maka dalam hal ini adalah virus Covid-19, kemudian diperbanyak di sel vero yang kemudian diadaptasi sekitar 4-6 bulan, supaya bisa tumbuh banyak dan stabil kemudian dibunuh atau dimatikan. Supaya kalau disuntikan tidak berbahaya karena tidak akan menginveksi dan memperbanyak diri.

Sedangkan tujuan untuk menyuntikkan virus utuh yang telah mati adalah menurut Indro, supaya tubuh kita kenal dengan virus Covid-19 secara utuh dan tubuh kita mengeluarkan antibodi yang spesifik terhadap semua protein yang ada pada virus utuh itu.

Ditambahkan Indro, bahwa ada vaksin yang berasal dari virus yang mengandung potongan protein S. Makanya  dijelaskan oleh lulusan peternakan IPB ini bahwa perlunya kita memahami virusnya, memahami tipe vaksin. Kemudian kalau kita yang punya virus kemudian ada spike-spike dan ada ujung-ujungnya yang bulatannya itu. ”Kalau kita mendapatkan vaksin dari virus utuh maka  tubuh akan mengenali protein dari virus covid-19,” katanya.

Dijelaskan Indro, bahwa bagi yang mendapatkan vaksin virus utuh maka tubuh akan mendapatkan antibodi yang utuh. Kalau yang divaksin pakai potongan virus yang persentasenya hanya 2 persen. Jadi nanti kita hanya mengenal virus hanya sebesar 2 persen saja.

Kedua, vektor virus.  Yaitu adenovirus yang ditumpangi dari potongan protein S virus Covid-19. Jadi tubuh kita kalau divaksin jenis ini dapat 2 virus pertama virus hidup yang ditumpangi oleh potongan protein S dari Covid-19.

Halaman:

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X