Bikin Terenyuh, Ini Alasan Seorang Pelajar SMA Tak Ingin Coret Seragam Saat Kelulusan

- Selasa, 17 Mei 2022 | 06:22 WIB
alasan pelajar SMA tak coret seragam saat kelulusan
alasan pelajar SMA tak coret seragam saat kelulusan
SurabayaNetwork.id – Momen kelulusan sekolah memang menjadi saat yang membahagiakan bagi semua siswa.
 
Biasanya pelajar di Indonesia merayakan momen kelulusan SMA dengan melakukan coret-coret seragam sekolah dengan cat atupun spidol.
 
Coret-coret baju seragam dianggap sebagai ajang pelampiasan atas rasa stres setelah ujian yang dilalui agar dapat lulus sekolah.
 
Hal tersebut bagi sebagian siswa SMA menjadi sebuah tradisi yang sudah turun-temurun sejak tahun 90-an.
 
 
Namun tidak semua siswa SMA memilih untuk mengikuti kebiasaan tersebut.
 
Ada juga siswa SMA yang enggan mengikuti kebiasaan mencoret seragam saat kelulusan.
 
Melalui sebuah ungguhan yang diketahui dari Facebook lalu diunggah kembali oleh akun Twitter @tanyakanrl itu menampilkan curahannya.
 
Dari unggahan tersebut, terlihat seorang siswa yang diketahui bernama Margil Banafanu itu menuliskan ungkapannya mengenai betapa ia menyayangi seragam sekolahnya dan tidak berniat mencoret-coretnya.
 
Dia juga menyematkan dua buah foto yang kemungkinan adalah dirinya dan seragam sekolah lengkap beserta dasi dan tag nama yang menggantung.
 
Margil mengatakan bahwa dia tidak mungkin mencoret seragam karena telah menjadi saksi perjalanannya di SMA.
 
“Bagaimana mungkin aku menodaimu, sementara kau saksi perjalanku dalam menempuh pendidikan di SMA. Bagaimana mungkin aku menodaimu sementara di bagian kiri menempel bendera kebanggan Indonesia,” tulisnya pada unggahan di Facebook.
 
Alasan lain yang membuat siswa SMA ini tidak mencore-coret seragamnya adalah saat dia menyatakan bahwa seragam yang dia pakai adalah pengorbanan dari orang tuanya.
 
Margil juga menegaskan apabila dia mencoret seragam putih abu-abunya sama saja sia-sia pendidikan selama tiga tahun di SMA.
 
Tentu saja hal ini membuat terenyuh.
 
“Jika aku tega menodaimu berarti aku tidak bisa menghargai orang tua ku yang sudah payah membelimu dengan keringatnya. Jika aku menodaimu apalah daya hasil pendidikanku selama tiga tahun ini,” imbuhnya.
 
Cuitan Margil pun dalam sekejap menjadi viral dan mendapat banyak komentar dari warganet.
 
Ternyata pengalaman tidak mencoret seragam juga dilakukan oleh beberapa siswa dan justru berguna untuk siswa yang lain.
 
 
“Tim gak coret-coret baju karena buat adik kelas,” ujar akun @wahyu0892.
 
“Ini keren, respect,” ujar akun @yasminetoekan.***

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X