5 Rekomendasi Buku Karya Buya Ahmad Syafii Maarif, Salah Satunya 'Tuhan Menyapa Kita'

- Jumat, 27 Mei 2022 | 12:35 WIB
rekomendasi buku buya syafii maarif
rekomendasi buku buya syafii maarif
SurabayaNetwork.id - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Ahmad Syafii Maarif dikabarkan meninggal dunia pada Jumat 27 Mei 2022.
 
Buya Ahmad Syafii Maarif meninggal dunia hari ini di RS PKU Muhammadiyah Gamping, pukul 10.15 WIB.
 
Kabar meninggalnya Buya Ahmad Syafii Maarif ini disebarkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
 
Ahmad Syafii Maarif sendiri merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak tahun 1998-2005. 
 
 
Namun, selain pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, rupanya beliau juga seorang penulis.
 
Puluhan buku telah Buya Syafii terbitkan dengan mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan Islam.
 
Berikut ini adalah lima buku karya Buya Ahmad Syafii Maarif, yang bisa menjadi rekomendasi bacaan.
 
 
Tulisan yang termuat dalam karya ini adalah salah satu keprihatinan dari seorang warga negara yang sudah berusia di atas 80 tahun.
 
Buku ini ingin membangun optimisme di tengah lautan penderitaan rakyat kecil yang belum beruntung.
 
Dengan catatan elite politik bangsa ini tidak terus berkubang dalam lumpur dosa dan dusta.
 
Boroknya bangsa sudah terlalu parah.
 
Oleh sebab itu, apapun yang bisa kita perbuat harus kita lakukan, tidak boleh diam, sekalipun itu hal yang dianggap kecil.
 
Buku sederhana ini adalah salah satu bentuk dari pilihan hidup "tak mau diam" itu.
 
2. Percaturan Islam dan Politik
 
Buya Syafii memotret secara tajam dan kritis realitas politik yang tercermin dalam tingkah laku politik praktis partai-partai Islam pada periode Demokrasi Terpimpin (1959-1965).
 
Buya Syafii secara jeli melihat belum adanya kajian khusus mengenai Islam kaitannya dengan politik praktis selama periode Demokrasi Terpimpin.
 
Oleh karena itu, buku ini adalah upaya cerdas untuk mengisi kekosongan tersebut.
 
3. Mencari Autentisitas dalam Dinamika Zaman
 
Melalui tulisan-tulisan di buku ini, Buya Syafi'i menyampaikan pencariannya itu secara gamblang dan kritis.
 
Bagi Buya Syafii buku ini sejatinya juga menjadi bagian dari kesaksian-kesaksian seorang anak bangsa atas realitas di negerinya.
 
Dalam buku ini ia menuturkan banyak hal, dari masalah agama, budaya, ekonomi, sampai politik.
 
Dan Buya Syafi'i berharap buku ini dapat membangkitkan rakyat yang mati suri untuk segera siuman.
 
4. Islam dan Politik
 
Buku ini memuat kumpulan tulisan Buya Syafi'i Ma'arif yang pernah dimuat di berbagai media massa, dan beberapa makalah yang pernah disampaikannya di berbagai seminar.
 
Satu hal yang menarik dari tulisan Buya Syafi'i adalah penuturan dan penyampaian yang berani, kritis dan argumentatif.
 
5. Membumikan Islam dari Romantisme Masa Silam Menuju Islam Masa Depan
 
Bicara tentang Islam sebagai ekspresi peradaban pada masa ini, kita harus mengatakannya dengan jujur.
 
Dalam suatu ungkapan dapat kita simpulkan bahwa posisi Islam sekarang masih belum banyak beranjak dari posisi yang lampau.
 
Belum banyak yang sudah kita sumbangkan dari segi pemikiran Islam fundamental, demi mencapai posisi umat yang lebih layak.
 
 
 
Meskipun kita Buya Syafii telah meninggal, tetapi karya dan tulisan nya akan selalu terus dikenang dan tersebar manfaatnya.***

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X