12 Film Tema Sejarah Indonesia untuk Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:56 WIB
film tema sejarah kemerdekaan
film tema sejarah kemerdekaan
SurabayaNetwork.id - Bangsa Indonesia akan menyongsong Hari Kemerdekan Republik Indonesia ke-77 pada Rabu, 17 Agustus 2022 mendatang.
 
Menjelang 17 Agustus, banyak atribut yang mulai dipersiapkan seperti Bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga gapura, untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
 
Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan hari libur nasional yang dapat dimanfaat untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat.
 
Banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan, seperti perlombaan, hingga menonton film bertema perjuangan.
 
 
Menonton film melalui layanan streaming bisa jadi salah satu aktivitas yang menarik yang bisa dilakukan di rumah.
 
Selain itu, menonton film-film perjuangan bisa menjadi salah satu cara untuk mengenang kembali jasa para pahlawan Indonesia.
 
Berikut film sejarah Indonesia yang bisa kamu tonton saat libur Hari Kemerdekaan dirangkum oleh SurabayaNetwork.id
 
1. Di balik 98
 
Bercerita tentang runtuhnya pemerintahan pada masa Orde Baru dengan ditandai mundurnya presiden Soeharto. 
 
Film ini disutradarai oleh Lukman Sardi, tayang pada tanggal 15 Januari 2015 dan dibintangi oleh Chelsea Islan dan Boy William.
 
Berlatar belakang pada Mei 1998 saat reformasi terjadi.
 
Menceritakan tentang jatuhnya presiden Soeharto dan kerusuhan yang terjadi pada mahasiswa. Puncaknya pada tanggal 13 - 14 Mei saat tragedi Trisakti.
 
Seorang mahasiswi yang berasal dari keluarga tentara memutuskan menjadi salah satu aktivis '98 yang mendapat tentangan dari keluarga.
 
Bersama kekasihnya dan anggota lain, dia tetap mengikuti aksi demo yang berakhir membahayakan mereka semua.
 
2. Soekarno
 
Film garapan sutradara ternama Hanung Bramantyo ini tayang pada tahun 2013 menceritakan perjalanan hidup Soekarno sebagai sang proklamator bangsa.
 
Film Soekarno menampilkan Ario Bayu sebagai sosok Bung Karno, beradu peran dengan Lukman Sardi, Maudy Koesnaedi, hingga Sujiwo Tejo. 
 
Karena sarat nilai perjuangan, film dengan durasi 137 menit ini berhasil menyabet gelar Film Terpuji dari Festival Film Bandung (FFB) ke-27 pada 2014.
 
Film Soekarno mengisahkan mengenai guru bangsa yang berhasil menjadi pendidik bagi tokoh-tokoh pemimpin Indonesia
 
3. Bumi Manusia
 
Film Bumi Manusia merupakan film adaptasi dari buku dengan judul yang sama karya Pramoedya Ananta Toer ini digarap oleh Hanung Bramantyo. 
 
Bumi Manusia menceritakan kisah cinta antara Minke dan Annelies yang tumbuh di antara banyaknya permasalahan sosial dan ketidakadilan di masa penjajahan Belanda.
 
Pada 2020 lalu, Bumi Manusia berhasil memenangkan kategori Film Terpuji, Sutradara Terpuji, Pemeran Utama Pria Terpuji, dan Penulis Skenario Terpuji pada gelaran Festival Film Bandung.
 
4. Pemburuan
 
Film Pemburuan ini dibintangi Adipati Dolken, Ayushita, Ernest Samudra, Khiva Ishak, Michael Kho
 
Berlatar waktu 6 bulan setelah kegagalan tentara Pembela Tanah Air (PETA) melawan tentara Jepang di Indonesia.
 
Kekalahan itu menyebabkan Shodanco PETA Hardo terluka akibat perang yang kemudian kembali ke kampung halamannya di Blora Jawa tengah.
 
Hardo tidak bisa berkeliaran dengan bebas karena menjadi menjadi buronan tentara Jepang yang menganggapnya sebagai musuh negara.
 
Hardo memilih bersembunyi di sebuah hutan, namun kepulangannya telah terdengar oleh tentara Jepang sehingga ia merasa tidak nyaman.
 
Satu hari menjelang kemerdekaan Indonesia, terungkap sebuah rahasia pengkhianatan ayah tunangan Hardo serta Karmin yang merupakan sahabatnya.
 
Film ini disutradarai oleh Richard Oh tayang pada tanggal 15 Agustus 2019 dan merupakan adaptasi novel berjudul sama karya Pramoedya Ananta Toer.
 
5. Kartini
 
Sama seperti film Soekarno, film Kartini digarap oleh sutradara kondang Hanung Bramantyo. 
 
Film ini pertama kali dirilis pada 2017, dan Dian Sastrowardoyo ditunjuk sebagai pemeran Kartini dalam film ini.
 
Film Kartini menampilkan sosok pejuang emansipasi wanita dalam wajah yang lebih berani, kuat, dan cerdas sebagai perempuan.
 
Film Kartini menyabet penghargaan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dari Festival Film Indonesia 2017 yang diraih oleh Christine Hakim.
 
6. The East
 
Film The East disutradarai oleh Usmar Ismail dan tayang di Mola TV pada tahun 2020. 
 
Film merupakan adaptasi dari film Belanda dengan judul 'De Oost'.
 
Film The East bercerita tentang prajurit muda Belanda yang ditugaskan menekan gerakan kemerdekaan Indonesia setelah Perang Dunia II.
 
7. Jenderal Soedirman
 
Jenderal Soedirman adalah film biopik Indonesia tahun 2015 yang menceritakan tentang Jendral Soedirman.
 
Jendral Sudirman merupakan pemimpin perang gerilya yang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia walaupun menderita penyakit paru-paru. 
 
Film ini disutradarai oleh Viva Westi dan dibintangi oleh Adipati Dolken, Ibnu Jamil, Mathias Muchus, Baim Wong, dan Nugie.
 
Sang prajurit mendapati nuraninya terbelah ketika tugasnya menempatkan dia dalam situasi yang semakin kejam.
 
8. Battle Of Surabaya
 
Film Battle Of Surabaya disutradarai oleh Aryanto Yuniawan merupakan film animasi yang tayang pada 20 Agustus 2015.
 
Battle Of Surabaya bercerita tentang petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945 di Surabaya.
 
Film ini dibuka dengan visualisasi dahsyat dari pengeboman Kota Hiroshima oleh sekutu yang menandakan menyerahnya Jepang.
 
Tapi, langit Surabaya kembali merah dengan peristiwa insiden bendera dan kedatangan sekutu yang ditumpangi oleh Belanda.
 
Belum lagi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda kipas hitam yang dilawan oleh pemuda republik. Cerita ini merupakan aksi dari pertempuran 10 November di Surabaya.
 
9. Kadet 1947
 
Film Kadet 1947 disutradarai oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia yang tayang tanggal 25 November 2021. 
 
Film ini dibintangi oleh Bisma Karisma, Kevin Julio, Omara Esteghial, dan Chicco Kurniawan.
 
Film ini berlatarkan tahun 1947 di mana Indonesia dan Belanda baru saja melakukan perundingan Linggarjati.
 
Perundingan ini berisi kesepakatan bahwa Belanda mengakui status kemerdekaan Indonesia dan mereka akan segera meninggalkan negeri ini.
 
Namun, beberapa bulan setelahnya Belanda melanggar kesepakatan tersebut dengan melakukan serangan ke wilayah Jawa dan Sumatera untuk kembali menguasai Indonesia.
 
Sekelompok adat di sekolah penerbangan angkatan udara di Maguwo, yaitu Sigit, Mulhar, dan Haji berambisi untuk ikut serta menjaga Indonesia dari Belanda.
 
Sayangnya, ambisi mereka terhalang berbagai rintangan karena masih status pelajar Angkatan Udara sehingga mereka tidak dapat izin untuk membawa pesawat dan senjata.
 
Film ini mengisahkan bukan hanya mengenai perjuangan Indonesia saja melainkan juga tentang sekelompok anak muda yang sedang melakukan pembuktian diri dan harus menghadapi konflik persahabatan serta pertaruhan kisah cinta.
 
10. Merah Putih
 
Film Merah Putih disutradarai oleh Yadi Sugandi dan tayang pada 13 Agustus 2009. Film ini dibintangi Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, dan Zumi Zola.
 
Film Merah Putih bercerita tentang perjuangan melawan tentara Belanda pada tahun 1947. 
 
Amir, Thomas, Dayan, Soerono, dan Marius adalah lima kadek yang mengikuti latihan militer di Semarang, Jawa Tengah.
 
Masing-masing mempunyai latar belakang suku dan agama yang berbeda. Suatu ketika, tempat mereka berlatih diserang oleh Belanda. 
 
Seluruh kedet terbunuh, kecuali Amir, Thomas, Dayan, dan Marius.
 
Mereka yang berhasil lolos bergabung dalam pasukan gerilya di pedalaman Jepang sana dan menemui strategi untuk mengalahkan banyak pasukan Belanda
 
11. Tiga Srikandi
 
Tiga Srikandi adalah sebuah film biopik Indonesia 2016 yang disutradarai oleh Iman Brotoseno. 
 
Film tersebut berkisah tentang tiga atlet panahan asal Indonesia yang berhasil meraih medali pertama di ajang Olimpiade.
 
Film ini tayang perdana pada 4 Agustus 2016.
 
Dibintangi oleh Nurfitriyana (Bunga Citra Lestari), Lilies (Chelsea Islan) dan Kusuma (Tara Basro).
 
Berkisah tentang tiga atlet panah yang sedang menuju olimpiade yang semakin dekat. 
 
Tetapi para Tiga Srikandi ini pun memiliki masalah rumitnya masing-masing. 
 
Di bawah ancaman tidak akan diberangkatkan sama sekali, pengurus persatuan panahan, Pak Udi (Donny Damara), mesti membujuk dan meyakinkan Donald untuk mempersiapkan tim panahan wanita.
 
12. Darah Garuda
 
Film Darah Garuda disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Conor Allyn yang merupakan sekuel dari film pertama berjudul Merah Putih.
 
Film ini tayang pada 10 September 2010 serta dibintangi oleh Lukman Sardi, Donny Alamsyah, Darius Sinathrya, dan, Ario Batu.
 
Darah Garuda bercerita tentang kelompok kadet heroik yang bergerilya di pulau Jawa pada tahun 1947. 
 
Keempat lelaki muda itu bersatu dan melancarkan sebuah serangan nekat terhadap kamp tawanan milik Belanda.
 
Demi menyelamatkan para perempuan yang mereka cintai, para kadet ini terhubung dengan kantor pusat Jendral Sudirman di mana mereka diberi tugas sangat rahasia di belakang garis musuh di Jawa Barat.
 
 
Itulah rekomendasi film sejarah Indonesia yang dapat ditonton bersama keluarga, sahabat dan orang terkasih untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.***
 
Dapatkan update berita pilihan, breaking news, dan artikel setiap hari dari SurabayaNetwork.id. Ayo gabung kanal Telegram Surabaya Network, caranya klik link https://t.me/surabayanetwork, lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel
 

Editor: Lukman Hadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X