KKN di Desa Sumput Driyorejo Gresik, Mahasiswa UNUSA Ajak Lansia Berolahraga di Taman Lansia

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:40 WIB
KKN di Desa Sumput Driyorejo Gresik, Mahasiswa UNUSA Ajak Lansia Berolahraga di Taman Lansia
KKN di Desa Sumput Driyorejo Gresik, Mahasiswa UNUSA Ajak Lansia Berolahraga di Taman Lansia

SurabayaNetwork.id - Dalam rangka menyukseskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) 2022, sebanyak 21 mahasiswa Unusa membuat inovasi Taman Lansia di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Kamis (4/8/2022).

Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie mengungkapkan, kegiatan KKN tahun ini ada empat tema yakni, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan teknologi. Terkait dengan 4 tema tersebut, para mahasiswa menimplemensikan dalam kegiatan KKN ini, seperti tema pendidikan.

Para mahasiswa banyak membantu program dan menyemarakkan perpustakaan hingga layanan bimbingan belajar. Sedangkan aktivitas yang dikerjakan mahasiswa dalam tema kesehatan yakni, membantu proses layanan di Pondok Kesehatan Desa (Poskesdes) serta membuat Taman Lansia.“

Baca Juga: Warga Surabaya Raya Bisa Akses Bus Murah Mulai Rp 2.500 Untuk Pelajar, Rute Mulai Porong Sampai Gresik


Mahasiswa Unusa Ajak Lansia Berolahraga di Taman lansia,Driyorejo Gresik

Tujuan pembuatan Taman Lansia ini sebagai fasilitas ruang terbuka yang bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kognitif, kesehatan fisik, dan psikologis para lansia yang ada di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Hal ini merupakan konsekuensi dalam menyikapi meningkatnya umur harapan hidup,” ungkap Prof Jazidie saat meresmikan Taman Lansia.Jazidie menambahkan, hal penting dalam kegiatan KKN ini, yaitu mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar dan bekerja terkait penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi di luar kampus.

Kepala Desa Sumput, Sutaji, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran pimpinan Unusa, khususnya para mahasiswa Unusa yang telah memberikan pengalaman yang baik bagi warga Desa Sumput Kecamatan Driyorejo.

Terlebih para mahasiswa membuat Taman Lansia, karena taman tersebut sangat beemanfaat bagi warga, khususnya warga yang berusia lansia.

“Taman ini mempunyai batu refleksi yang hampir menghubungkan seluruh taman. Serta tanaman toga. Sebelum diresmikan Rektor Unusa, taman ini menjadi lokasi favorit warga yang sedang mengurus berkas di Balai Desa, terlebih banyak disinggahi para pengunjung, mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia lanjut,” ungkapnya.

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X