Bermain dalam Tim Olahraga Bermanfaat Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

- Rabu, 25 Januari 2023 | 13:29 WIB
Bermain dalam Tim Olahraga Bermanfaat Bagi Kesehatan Fisik dan Mental (Pexels)
Bermain dalam Tim Olahraga Bermanfaat Bagi Kesehatan Fisik dan Mental (Pexels)



SurabayaNetwork.id – Dilansir oleh Goalcast, dalam penelitian melalui analisis meta (analisis statistik yang memadukan hasil dari berbagai kajian ilmiah) dan tinjauan sistematis dari berbagai penelitian terdahulu, diambil kesimpulan bahwa bermain dalam tim olahraga bemanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, terutama jika atletnya masih berusia muda.

Penelitian itu dibagikan oleh National Institues of Health dengan judul “The Behavioral, Psychological, and Social Impacts of Team Sports: A Systematic Review dan Meta-analysis” (Dampak Bermain Dalam Tim Olahraga bagi Perilaku, Psikologi, dan Sosial: Tinjauan Sistematis dan Analisis-meta”.

Dalam penelitian itu, para peneliti mencermati sekitar 36 penelitian dari 10 negara yang tersebar di empat benua, yang mencakup banyak dekade. Jangka waktu penelitian-penelitian itu berkisar mulai dari tahun 1950 hingga tahun 2020. Subjek penelitiannya adalah para atlet di bawah usia 25 tahun.

Baca Juga: Ingin Taubatnya Dikabulkan oleh Allah SWT, Lakukan 4 Jenis Sholat Ini di Hari Asyura

Studi dalam jangka waktu yang sangat panjang seperti itu memungkinkan untuk mengontrol banyak faktor. Karenanya data yang diperoleh pun bisa lebih diandalkan. Tentu saja hasil penelitiannya pun sangat mengejutkan. Berikut adalah hasilnya:

1.      Bermain dalam tim olahraga meningkatkan kesehatan mental

Para peneliti menemukan fakta bahwa terlibat dalam tim olahraga memberikan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan mental dan emosional para atlet muda. Mereka terbukti memiliki tingkat depresi dan anxiety yang lebih rendah.

Mereka juga jarang mengidap anoreksia. Para atlet muda ini juga jarang berpikir untuk bunuh diri jika dibandingkan dengan kawan-kawan seusianya yang tidak berpartisipasi dalam aktivitas berolahraga secara tim.

2.      Bermain dalam tim olahraga mengurangi kecenderungan tindakan yang merugikan diri sendiri

Para atlet muda yang secara rutin bermain dalam tim olahraga cenderung tidak melakukan hal-hal yang merugikan atau membahayakan diri mereka sendiri daripada kawan-kawan seusianya yang tidak mengikuti tim olahraga mana pun.

Mereka cenderung tidak mengonsumsi rokok, alkohol dan obat-obatan terlarang. Juga lebih tidak terlibat dalam perilaku kriminal maupun kenakalan remaja.

3.      Tim olahraga bisa memotivasi anggotanya untuk berusaha menjaga kebugaran

Bermain dalam tim olahraga bisa memberikan efek luar biasa bagi motivasi untuk menjaga kebugaran tubuh. Orang bisa saja membenci keharusan untuk melakukan olahraga lari seorang diri atau kesulitan untuk bisa tetap rutin berlatih di gym.

Tapi orang yang sama bisa saja dengan mudah melalui pertandingan atau bahkan berlari banyak putaran dan terus melakukan latihan karena termotivasi dengan kebersamaan kawan-kawan setimnya.

Ketika kita memiliki tujuan bersama dengan teman-teman satu tim dan melalui pengalaman berlatih yang sama, kita cenderung akan berusaha lebih keras dalam pertandingan maupun momen latihan daripada kalau hanya berlatih seorang diri. Dengan begitu otak kita akan mengasosiasikan kegiatan berlatih sebagai pengalaman positif.

Mayoritas penelitian menyimpulkan bahwa bermain dalam tim olahraga memang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Meskipun begitu tetap ada sedikit penelitian yang menemukan efek negatif dari berpartisipasi dalam tim olahraga seperti jika dalam tim ada pelatih yang justru merisak anggota timnya yang dianggap tidak berperforma terlalu bagus.

Seorang atlet juga bisa jadi berlatih terlalu keras sehingga mengalami cedera dan hal ini jelas merugikan secara fisik maupun mental. Atlet muda bisa juga merasa dirinya hancur jika tidak berhasil menang, gagal terpilih untuk ikut program bergengsi atau gagal mendapatkan beasiswa olahraga.

Baca Juga: Contoh Khutbah Jumat Bulan Rajab Terbaru dan Singkat, Ajak Jamaah Untuk Meningkatkan Ketaqwaan

Pencapaian di lapangan juga bisa menciptakan sensasi palsu bahwa mereka lebih superior daripada kawan-kawannya. Hal ini bisa jadi merusak hubungan mereka dengan kawan setim dan teman-temannya.

Karena itu penting agar para atlet muda ini diberi ketegasan bahwa yang terpenting ketika bermain dalam tim olahraga adalah menjaga kesehatan, kebersamaan, serta belajar untuk bisa meraih kemenangan maupun menghadapi kekalahan secara elegan.***

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X