Jerman Dikalahkan Jepang di Piala Dunia 2022, Kapten Timnas Jerman, Manuel Neuer Ungkap Alasannya

- Kamis, 24 November 2022 | 18:25 WIB
Jerman Dikalahkan Jepang di Piala Dunia 2022, Kapten Timnas Jerman, Manuel Neuer Ungkap Alasannya
Jerman Dikalahkan Jepang di Piala Dunia 2022, Kapten Timnas Jerman, Manuel Neuer Ungkap Alasannya



SurabayaNetwork.id - Hasil yang cukup mengejutkan pada gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar setelah Timnas Jerman dikalahkan Jepang dengan skor tipis 2-1 di laga perdana Grup E.

Pertandingan antara Jerman dan Jepang ini dilaksanakan di Stadion Internasional Khalifa pada Rabu (23/11/2022) malam WIB.

Sejatinya Jerman bermain baik Sempat unggul melalui tendangan penalti Ilkay Gundogan di menit ke-33. Skor 1-0 itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Baca Juga: Free Download Lagu Dreamers By Jungkook BTS MP3 Gratis, Soundtrack Piala Dunia 2022 Qatar

Namun, pada akhir babak kedua Jepang mampu bangkit. Jepang berhasil melesakkan dua gol balasan ke gawang Jerman menjelang pertandingan berakhir.

Gol pertama Jepang tercipta melalui Ritsu Doan di menit ke-75 yang berhasil memanfaatkan bola muntah.

Gol Ritsu Doan di menit 75 membuyarkan konsentrasi Jerman. Jepang pun kembali mencetak gol di menit 83 berkat aksi Takuma Asano.

Jerman pun menelan kekalahan 1-2 dari Jepang di laga tersebut.

Lantas apa yang menyebabkan Jerman bisa kalah dari tim berjuluk Samurai Biru?

Kapten Timnas Jerman, Manuel Neuer angkat suara mengenai kekalahan Jerman atas Jepang di laga perdana Grup E Piala Dunia 2022.

Manuel Neuer menyebutkan ada dua penyebab kekalahan Jerman atas Jepang di Piala Dunia 2022 tersebut.

Ia menilai semua rekan-rekannya gagal untuk memanfaatkan setiap peluang yang tercipta untuk mencetak gol.

Selain itu, kiper Bayern Munchen ini menyoroti buruknya pertahanan Jerman yang beberapa kali mudah ditembus para penyerang Jepang.

Berikut 5 Penyebab Timnas Jerman Kalah 1-2 dari Jepang di Piala Dunia 2022:

1. Jerman Tak Memiliki Striker Tajam

Kai Havertz dipercaya untuk menjadi ujung tombak Jerman saat melawan Jepang.

Havertz bertugas menjadi striker bayangan lantaran Der Panzer tak memiliki penyerang yang bisa diandalkan.

Sejatinya Jerman memiliki Timo Werner, namun pemain RB Leipzig itu tak ikut ke Piala Dunia 2022 akibat cedera.

Tak memiliki striker murni ini yang membuat Jerman kesulitan mencetak gol.

2. Pertahanan Jepang yang Rapat

Pada babak pertama, Jepang bermain dengan pasif alias bertahan saja. Mereka memanfaatkan serangan balik ketika menyerang.

Baca Juga: Cara Nonton Piala Dunia 2022 di Vidio.com, Cek Paket Promo Hingga 19 November 2022

Pertahanan yang rapat membuat Jerman pada akhirnya kesulitan mencetak gol. Bahkan Jerman kesulitan untuk masuk ke dalam kotak penalti Jepang.

3. Jepang Menyerang di Babak Kedua

Ketika di babak pertama, Jepang bermain total bertahan. Namun, di babak kedua Hajime Moriyasu meminta kepada para pemainnya untuk bermain menyerang.

Dengan memainkan umpan-umpan pendek dan umpan terobosan, Jepang dapat bermain lebih efektif di babak kedua dan dua gol pun berhasil tercipta.

4. Hansi Flick Gagal Memanfaatkan Penguasaan Bola dan Pergantian Pemain

Pelatih Jerman, Hansi Flick gagal memanfaatkan penguasaan bola yang dimiliki timnya.

Jerman sejatinya memiliki lebih dari 70 persen penguasaan bola, tapi mereka tetap tak bisa mencetak gol.

Keputusan Hansi Flick dalam pergantian pemain juga tak berjalan efektif.

Masuknya Leon Goretzka, Nicklas Fullkrug, Mario Gotze, Jonas Hofmann, dan Youssoufa Moukoko tak memberikan dampak positif apa pun untuk permainan Jepang.

5. Pergantian Pemain Berjalan Baik untuk Jepang

Baca Juga: 10 Daftar Pemain Piala Dunia 2022 Paling Tampan dan Kaya Raya

Keputusan pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu dalam pergantian pemain berjalan sangat efektif.

Terbukti, dua pemain yang baru dimasukkan di babak kedua, yakni Ritsu Doan dan Takuma Asano menjadi pencetak gol untuk Jepang di laga tersebut.

Kekecewaan juga dirasakan oleh pelatih Jerman, Hansi Flick. Ia mengakui bahwa Jepang mampu bermain lebih efisien dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

"Kami sangat kecewa, tidak hanya saya sendiri, tetapi staf pelatihan dan para pemain. Di babak pertama kami memiliki 78 persen penguasaan bola, dan kami pantas memimpin. Jepang mengalahkan kami dengan dengan permainan yang lebih efisien," ucap Hansi Flick.

Selanjutnya Timnas Jerman akan kembali berlaga menghadapi Spanyol dalam pertandingan kedua Grup E Piala Dunia 2022 pada Senin, 28 November 2022 mendatang.

Sementara itu, Jepang juga akan melanjutkan pertandingan keduanya di Piala Dunia 2022 dengan menghadapi Kosta Rika pada Minggu, 27 November 2022.***

Dapatkan update berita pilihan, breaking news, dan artikel setiap hari dari SurabayaNetwork.id. Ayo gabung kanal Telegram Surabaya Network, caranya klik link https://t.me/surabayanetwork, lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X