Jurusan IPA IPS dan Bahasa Resmi Dihapus Pada Kurikulum Baru, Begini Penjelasan Kemendikbudristek

- Rabu, 22 Desember 2021 | 20:50 WIB
Jurusan IPA IPS dan Bahasa Resmi Dihapus Pada Kurikulum Baru, Begini Penjelasan Kemendikbudristek
Jurusan IPA IPS dan Bahasa Resmi Dihapus Pada Kurikulum Baru, Begini Penjelasan Kemendikbudristek
 
SurabayaNetwork.id - Pemerintah secara resmi akan menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa ada kurikulum baru di tahun 2022 mendatang. Sehingga tidak ada lagi siswa jurusan IPA, IPS, atau Bahasa pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
 
Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada slide yang disampaikan oleh channel youtube Guru Abad 21 yang menjelaskan tentang peniadaan jurusan IPA, IPS, dan bahasa tersebut yang dipublikasi pada 20 November 2021 lalu oleh Badan Standar, Kurikulum dan Assessment Pendidikan.
 
Adapun karakteristik dari kurikulum baru tersebut, tidak diberlakukan kembali program peminatan IPA, IPS, maupun Bahasa. Sehingga, pelajaran di kelas 10 menyiapkan diri untuk menentukan pilihan mata pelajaran yang dipelajari serupa dengan tingkat SMP.
 
 
Sedangkan di kelas 11 dan 12, siswa akan mengikuti pelajaran dari kelompok mapel wajib dan memilih mata pelajaran dari kelompok IPA, IPS, Bahasa, dan keterampilan vokasi sesuai minat, bakat, dan aspirasinya.
 
Sebagai contoh:
 
1. Ani ingin kuliah di jurusan kedokteran, maka mata pelajaran yang bisa diambil Ani di kelas 11 dan 12 adalah:
- Kelompok Mata Pelajaran umum yang wajib diambil: Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Seni Musik, Penjaskes, dan Sejarah.
- Kelompok Mata Pelajaran MIPA: Biologi, Kimia.
- Kelompok Mata Pelajaran IPS: Sosiologi.
- Kelompok Mata Pelajaran Bahasa dan Budaya: Bahasa Inggris Tingkat Lanjut.
 
2. Wayan masih menimbang apakah akan masuk jurusan bisnis atau teknik sipil, maka mata pelajaran yang bisa diambil Wayan di kelas 11 dan 12 adalah:
- Kelompok Mata Pelajaran umum yang wajib diambil: Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Seni Musik, Penjaskes, dan Sejarah.
- Kelompok Mata Pelajaran MIPA: Fisika dan Matematika Peminatan
- Kelompok Mata Pelajaran IPS: Ekonomi dan Geografi.
 
 
Dari Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Kemendikbudristek, Anindito Aditomo sendiri menjelaskan bahwa kurikulum prototipe pada tahun 2022 bersifat opsional.
 
"Kurikulum prototipe hanya akan diterapkan di satuan pendidikan yang berminat untuk menggunakannya sebagai alat untuk melakukan transformasi pembelajaran," ujar Anindito kepada wartawan, pada Selasa, 21 Desember 2021.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa para siswa tidak lagi dikotak-kotakkan dalam 1 jurusan pada kelas 11 dan 12. Akan tetapi, siswa sendirilah yang meramu mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
 
"Ia boleh mengkombinasikan itu dengan mata pelajaran IPS, bahasa, dan kecakapan hidup yang sejalan dengan minat dan rencana karirnya," tutur Anindito.***

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

15 Contoh Judul Skripsi Hukum Perdata 2022

Jumat, 13 Mei 2022 | 21:14 WIB
X