Tak Terbantahkan, Peran Presiden Suharto Dalam Perjalanan Sejarah Indonesia

- Rabu, 9 Maret 2022 | 16:18 WIB
Mantan Presiden Soeharto (Pikiran Rakyat)
Mantan Presiden Soeharto (Pikiran Rakyat)

SurabayaNetwork.id - 'Enak zamanku tho' Itulah khas jargon yang viral sebagai wujud kerinduan masyarakat tentang sosok pemimpin bangsa Presiden Suharto. Tapi namanya sempat hilang pada diorama patung Pak Harto dalam rapat penumpasan Gerakan 30 September 1966 (G 30 S/PKI) di Museum Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

Kini hal yang sama terjadi pada Keputusan Presiden (Keppres) No. 2 tahun 22 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 24 Februari yang banyak menimbulkan polemik karena ketiadaan nama Presiden Suharto sebagai tokoh penting dalam Serangan Umum 1 Maret 1949.

Oleh karena itu, generasi muda khususnya milenial perlu mengenal siapa sosok presiden Suharto yang dikenal sebagai pendiri Orde Baru tersebut.

Baca Juga: 4 Cara Alami Memanjangkan Rambut dengan Cepat, Salah Satunya Menggunakan Garam

Suharto lahir di desa Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama sukirah.

Suharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun. Bersekolah di sekolah desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes. Sampai pada akhirnya masuk tentara dan menjadi prajurit teladan di sekolah Bintara di Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945.

Selanjutnya pada 1947 menikah dengan Siti Hartinah (ibu Tien) seorang anak pegawai Mangkunegaran. Pernikahan letkol Suharto dan Ibu Tien dilangsungkan pada 26 Desember 1947 di Solo, Waktu itu usia pak Harto 26 tahun dan ibu Tien 24 Tahun. Dimana dikarunia 6 orang putra-putri.

Karir Militer Suharto dimulai dari Sersan tentara KNIL Belanda, Kemudian Komandan PETA pada waktu penjajahan Jepang, Komandan Resimen dengan pangkat Mayor dan komandan Bataliyon dengan pangkat Letnan Kolonel. Serta pernah menjadi Panglima Kodam Diponegoro Jawa Tengah.

Berikut ini periode sejarah perjalanan Suharto dalam perjalanan Bangsa Indonesia yang dirangkum secara singkat:

Halaman:

Editor: Setiawan D

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X