Pemkot Terbitkan SE Pedoman Pelaksanaan Kurban Selama Wabah PMK di Surabaya

- Kamis, 23 Juni 2022 | 23:14 WIB
Pemkot Terbitkan SE Pedoman Pelaksanaan Kurban Selama Wabah PMK di Surabaya (Pixabay)
Pemkot Terbitkan SE Pedoman Pelaksanaan Kurban Selama Wabah PMK di Surabaya (Pixabay)

 

SurabayaNetwork.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE) berisi pedoman pelaksanaan kurban selama terjadinya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Di dalam SE nomor 451/9519/436.7.9/2022 itu ada poin bagi penjual yang mengacu pada aturan SE Menteri Pertanian Nomor 03/SE/PK.300/M/5/2022 tentang Pelaksanaan Kurban dan Pemotongan Hewan Dalam Situasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (Foot and Mouth Disease) dan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/362/KPTS/013/2022 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Mulut dan Kuku (Foot and Mouth Disease) tanggal 30 Mei 2022. 

Juga berdasarkan aturan Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban Saat Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku.

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Wanita yang Sudah Menikah dengan Jin, Simak Penjelasannya

Salah satu syarat dan administrasi yang perlu diperhatikan penjual ternak diantaranya yaitu, penjualan hewan kurban harus mendapat persetujuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui camat. 

Selain itu, hewan kurban yang diperjualbelikan harus dalam kondisi sehat yang dibuktikan dengan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV) dari daerah asal.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyebutkan hewan ternak yang masuk ke wilayah Surabaya harus sesuai rekomendasi dan aturan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) serta camat di masing-masing wilayah. 

Baca Juga: 3 Doa Agar Aura Wajah Terpancar dan Bercahaya, Kecantikan dan Ketampanan Datang dari Hati

“Bagi yang muslim, kalau ingin kurban, ya silahkan. Kami nanti akan turun memastikan ternak yang masuk di Surabaya sudah dilengkapi surat keterangan sehat dari daerah asal,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Kamis (23/6/2022). 

Halaman:

Editor: Wirawan Dwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X