Warga yang Masuk Kategori Miskin serta Buruh Pabrik Rokok Surabaya Terima BLT dan Modal Usaha

- Selasa, 22 November 2022 | 17:03 WIB
Warga yang Masuk Kategori Miskin serta Buruh Pabrik Rokok Surabaya Terima BLT dan Modal Usaha
Warga yang Masuk Kategori Miskin serta Buruh Pabrik Rokok Surabaya Terima BLT dan Modal Usaha

SurabayaNetwork.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan modal usaha dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2022.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Anna Fajriatin menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 2/PMK.07/2022 dan Perwali Surabaya, DBHCHT diberikan dalam dua bentuk.

"BLT diberikan kepada buruh pabrik rokok dan juga masyarakat yang masuk kategori warga miskin serta warga yang masuk data kemiskinan ekstrem di Surabaya," katanya, Senin (21/11/2022).

BLT dari DBHCHT diberikan kepada total 12.026 orang penerima terdiri dari 3.582 buruh pabrik rokok KTP Surabaya serta 8.444 lainnya merupakan warga keluarga miskin yang berasal dari data kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Mengintip Candi Buatan Ki Joko Bodo, Persembahan Cinta Untuk Istri, Anak, dan Negara

"Besaran BLT Rp 300 ribu setiap bulan. Bantuan ini diberikan dalam kurun waktu tiga bulan, sehingga semua mendapatkan total Rp 900 ribu," jelasnya.

Selain dari pada BLT, DBHCHT juga diberikan kepada masyarakat untuk pemberdayaan ekonomi dalam bentuk modal usaha. Setidaknya ada enam kategori usaha yang mendapatkan bantuan dari DBHCHT. Kategori usaha ini diambil dari usulan masyarakat yang ada dalam aplikasi padat karya.

"Kita sudah sinkron datanya, dengan data keluarga miskin. Ada sebanyak 650 orang penerima bantuan modal usaha. Penerima bantuan adalah keluarga miskin yang sudah diusulkan melalui program padat karya," ujar dia.

Ia mengungkapkan, 650 orang penerima bantuan modal usaha dari DBHCHT itu terbagi ke dalam enam kategori. Dengan rincian, 120 orang merupakan penerima modal usaha kopi keliling, 160 toko kelontong, 50 laundry, 100 menjahit, 120 warung kopi (warkop), dan 100 cuci motor.

Halaman:

Editor: Wirawan Dwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X